Chile Akan Jadi Laga Final bagi Juara Bertahan Spanyol




Sesudah diluluhlantakkan Belanda, Spanyol ada dalam kondisi yg kurang beruntung. Pertandingan penyisihan ke-2 melawan Chile jadi kompetisi hidup-mati buat sang juara bertahan.

La Furia Roja beroleh hasil perdana yg diluar sangkaan beberapa orang. Melawan Belanda di Salvador dinihari tadi, Spanyol dipermalukan 1-5, sebagai kekalahan paling besar mereka dari 1963.

Kekalahan ini sesaat meletakkan Iker Casillas dkk. untuk juru kunci di Group B dibawah Australia. Tim yg menuai kemenangan di pertandingan perdana, Belanda serta Chile tempati posisi dua paling atas.

Untuk Spanyol, kekalahan itu bukan hanya akhir dunia. Toh, mereka sempat alami hal yg sama di Afrika Selatan (kalah o-1 dari Swiss di pertandingan pertama) tetapi selesai untuk juara turnamen.

Tetapi, bakal berlainan narasi bila Spanyol hingga tidak sukses menang selagi melawan Chile sepekan lagi. Pastinya, hasil itu bakal memperlebar jalan pulang buat pasukan Vicente del Bosque itu.

" Ini yaitu suatu kejadian yg rumit : kami mesti merenung, kami seluruhnya mesti memandang pada diri sendiri tetapi kami ketahui bahwasanya seluruhnya tetap bisa saja, " ujar gelandang Xabi Alonso yg dilansir Guardian.

" Kami mesti sama sama bicara dengan keduanya serta semoga seluruhnya tekad baik bakal tercermin diatas lapangan. Tdk dapat apabila sekedar cuma kalimat. "

" Ini yaitu suatu pukulan yg mengerikan tetapi untungnya kami tetap miliki peluang lain buat mengubahnya. Kompetisi melawan Chile yaitu suatu final buat kami saat ini, " lugas penggawa Real Madrid itu.

0 comments