Tabir Dari Kehidupan Warga Garut




Kurang-lebih 67 th. di Amerika terbit suatu novel berjudul Knock on Any Door.

Sinopsis pada halaman depan novel karya Willard Molley (1947) itu, sukses menarik kesukaan pembaca, serta membuatnya “the best-known novel”.

Dikarenakan mengutarakan rahasia kehidupan kota.




Kota, suatu dunia kecil.
Pulang Menggandeng Gerobak Sayuran Kosong.

Pulang Menggandeng Gerobak Sayuran Kosong.

Ia selamanya nampak megah, semarak, serta serentak jorok, miskin.




Banyak pintu masuk kota, namun banyak juga hal, dan moment tersembunyi dibalik pintu-pintu itu.

Beraneka warna kehidupan didapati disana, tapi tidak sedikit kematian berlangsung.











Dari dahulu warna kota seperti itu-itu juga.

Rakyat, serta pelancong datang silih berpindah, mondar-mandir campur aduk. Yg nampak terbayangkan di mata hanya taman-taman indah.



Akan tetapi apa berlangsung dibalik taman, serta di lorong-lorong kota tidak seseorang juga tahu.

Sekian juga perihalnya, Kota Garut, Jawa Barat, lebih kurang 65 km arah timur dari pusat Kota Bandung.

Banyak pada masyarakat Kota Garut, waktu ini makin “termarjinalkan” himpitan pemenuhan kepentingan sosial ekonomi. Hingga, acapkali jadikan mereka menjalankan profesi apapun, biar dapat jadikan tumpuan himpitan pemenuhan kepentingan jiwa raganya

0 comments