Marc Marquez Masih Menjadi Pesaing Berat Tim Yamaha

Marc Marquez masih tetap jadi kandidat paling atas untuk jadi juara dunia MotoGP 2015. Valentino Rossi serta Jorge Lorenzo terang tidak ingin demikian saja dipecundangi anak muda itu untuk kali ketiga dengan cara beruntun.

Telah dua musim beruntun Rossi serta Lorenzo selalu diasapi Marquez.

Di 2013 Lorenzo dapat melindungi persaingan hingga seri paling akhir, walau pada akhirnya kalah dengan selisih cuma empat poin saja. Sesaat th. lantas, Rossi tidak kuasa menukar Lorenzo - yang terseok mulai sejak awal musim - untuk membendung kecepatan Marquez merebut gelar juara dunia dengan kelebihan 67 angka.

TOSHIFUMI KITAMURA/AFP/Getty Images

Dalam peluncuran motor baru untuk musim 2015, Rossi menyebutkan Marquez masih tetap bakal jadi kompetitor terberat. Sebagian kiat baru disediakan The Doctor untuk menyongsong musim baru yang bakal diawali pada akhir Maret yang akan datang.

" Itu akan tidak gampang (berkompetisi dengan Marquez). Di 2013 saya coba tingkatkan feeling untuk dapat kembali ke barisan atas. Saya sangatlah senang lantaran di 2013 saya berusaha berkompetisi dengan tiga besar. Saya memperoleh banyak podium serta poin diakhir musim, " sahut Rossi.

" Namun untuk bertarung jadi juara dunia saya mesti lakukan langkah lain serta mesti coba mencetak kemenangan dimuka dan selalu melindungi level dengan Jorge serta Marc mulai sejak balapan pertama, " lanjutnya di Crash.

Lorenzo juga tidak menyangkal bila Marquez sangatlah tangguh di musim lantas. Tetapi Lorenzo percaya diri bila dia bakal dapat berikan perlawanan tambah baik berkenaan persiapan yang ditempuh di pramusim

" Marc sanggat tangguh th. lantas. Saya mengawali dengan jelek sesaat Valentino Rossi cepat dari pertama. Namun saya saat ini mempunyai banyak pengalaman di kelas ini, " sahut Lorenzo.

" Kami mesti berkonsentrasi hari untuk haru, bln. untuk bln. serta selalu jadi tambah kuat seiring berjalannya waktu baik dalam konsentrasi serta pengetahuan. Saya terasa tambah baik, saya melakukan perbaikan feeling serta kesehatan saya mulai sejak 2014, lebih-kurang tersebut yang saya kerjakan mulai sejak musim dingin. (Namun) jujur saja, saya tak konsentrasi pada rival, saya konsentrasi ke diri sendiri, " tegas 2 x juara dunia MotoGP itu.

0 comments