4 Cara Merawat Batik Agar Warna dan Serat Kainnya Tidak Cepat Rusak

Orang Indonesia harus bangga memiliki kain khas yang bernilai seni tinggi bernama batik. Batik dengan goresan keindahan motifnya yang khas dan unik merupakan aset bangsa yang harus terjaga kelestariannya. Batik dapat dikatakan sebagai jati diri bangsa Indonesia sehingga kepopuleran yang berhasil diraih saat ini oleh batik patut disyukuri karena dunia dan sentra perbatikan di Indonesia semakin tampak bergairah dan menggeliat. Batik tidak sembarang di buat, motif yang digoreskan pada media kainnya memerlukan teknik khusus sehingga batik ini memiliki perbedaan yang jelas mencolok dengan jenis-jenis kain lainnya. Memiliki batik juga diperlukan perhatian khusus terutama masalah cara merawat batik dengan baik yang benar, karena hal tersebut sangat berpengaruh sekali terhadap keawetan batik serta kemolekan motif pada batik tersebut.

4 Cara Merawat Batik

Teknik perawatan batik tersebut sebenarnya tidaklah rumit dan sangat simple untuk dilakukan. Akan tetapi kekurang pedulian serta kemalasanlah yang sering membuat kita lalai untuk merawat batik yang kita miliki. Hingga akhirnya kita tersadar dan merasa menyesal berat ketika koleksi batik yang kita miliki tersebut tidak lagi memancarkan pesona dan keindahan batik sesunguhnya. Perlakuan asal-asalan pada batik yang dimiliki juga berpengaruh besar terhadap kondisi batik yang dimiliki, misalnya cara pencuciannya yang salah dimana salah satu faktor tersebut dapat membuat kondisi warna batik yang kita miliki menjadi pudar dan kurang enak dipandang mata.

Setidaknya ada 4 cara yang dapat kita lakukan sebagai bentuk perawatan pada batik yang kita miliki agar keaslian warnanya tetap terjaga dan batik tersebut tidak mudah cepat rusak. Apa sajakah hal yang harus kita lakukan tersebut? berikut pemaparannya :

Pertama cucilah batik yang kita miliki dengan menggunakan tangan. Mencuci batik dengan tangan ini pun disarankan pelan-pelan saja agar warna pada batik tidak cepat pudar dan luntur. Sangat tidak dianjurkan mencuci batik dengan menggunakan mesin cuci karena mencuci dengan alat tersebut dinilai terlalu keras sehingga akan merusak serat kain pada batik.


Kedua cucilah batik dengan direndam pada larutan shampo supaya serat serta warna batiknya tetap terjaga dengan baik. Sebaiknya hindari mencuci batik dengan detergen karena dianggap terlalu sensitif untuk kain serta warna pada batik.

Ketiga apabila terdapat noda yang membandel pada batik maka cucilah batik dengan air hangat dan sabun cuci khusus untuk batik. Jika noda pada batik tersebut terlihat masih ada dan membandel maka coba gunakanlah kulit jeruk untuk mencucinya .

Keempat jika telah selesai mencuci maka peraslah batik tersebut secara perlahan dan jemur di tempat yang tidak terkena matahari langsung. Tarik ujung-ujung kain atau pakaian batik yang dijemur tersebut untuk mengembalikan serat kainnya seperti posisi semula. Itulah 4 cara merawat batik yang dapat kita lakukan pada batik yang kita miliki. Semoga informasi ini bermanfaat.

0 comments