Menilik Bahaya Rokok Elektrik Vapor yang Sama Bahayanya dengan Rokok Tembakau

Rokok elektrik vapor adalah sebuah alat yang berfungsi sebagai pengganti rokok, dan bisa memberi sensasi rasa seperti sedang merokok. Penggunaan vapor kini sudah menjadi gaya hidup di kalangan masyarakat dunia. Tujuan penggunaan vapor ini adalah untuk menggantikan peran rokok yang dinilai membahayakan kesehatan, namun tetap dapat merasakan sensasi merokok seperti saat menggunakan rokok tembakau.

Vapor sebenarnya adalah alat yang menghasilkan penguapan, dimana penguapan tersebut dihasilkan oleh cairan nikotin yang diteteskan pada media kapas, kemudian dipanaskan dengan tenaga listrik. Uap itulah yang dihirup oleh pemakainya untuk mendapatkan sensasi seperti sedang merokok, namun diklaim dengan cara yang lebih sehat.

Selain diklaim lebih sehat dari pada rokok yang sebenarnya, ternyata vapor bisa dibuat sendiri oleh penggunanya. Banyak pengguna vapor yang melakukan vaping dengan memakai alat buatannya sendiri. Komunitas vapor dunia menyebut alat kreasi anggotanya ini DIY (Do It Yourself).

Tak seperti negara-negara lain, di Indonesia elektrik vapor belum terlalu dianggap sebagai rokok alternatif. Pemerintah masih mengkategorikan elektrik vapor sebagai produk elektrik, sehingga belum memiliki izin edar dari BPOM. Namun di negara-negara yang penduduknya banyak menggunakan elektrik vapor ini, pemerintahan mereka mulai mengeluarkan undang-undang terkait penggunaan elektrik vapor sebagai komoditi obat-obatan yang akan sangat diawasi kualitas dan keamanannya. Bahkan negara tetangga kita Singapura, juga Brazil dan Norwegia sudah dengan sangat berani mengeluarkan peraturan yang melarang penggunaan elektrik vapor ini secara bebas. 

Meskipun banyak pihak menyatakan bahwa tips merokok dengan rokok elektrik vapor ini jauh lebih aman dari pada menghisap rokok tembakau biasa dan juga diklaim dapat mengurangi kebiasaan merokok, ternyata WHO menyatakan bahwa sampai saat ini keamanan merokok dengan elektrik vapor belum bisa dibuktikan secara ilmiah. Bahkan beberapa studi dan riset tentang vapor menghasilkan beberapa penelitian yang membuktikan bahwa vapor tidak bisa dikatakan aman sepenuhnya. Di antara hasil studi tersebut menyatakan bahwa vapor memiliki bahaya yang tersembunyi yaitu:

1. Dalam elektrik vapor ditemukan kandungan berbahaya seperti TSNA (Tobacco Specific Nitrosamines), DEG (Diethylene Glycol) dan CO (Carbone Monoksida) yang membahayakan kesehatan tubuh.
2. Bila digunakan dalam jangka panjang, elektrik vapor dapat meningkatkan prosentase plasma nikotin dengan cepat segera setelah pemakaian vapor.
3. Kadar CO yang meningkat akibat vapor dapat memicu frekwensi denyut nadi secara cepat dan hal ini sangat mengganggu kesehatan.
4. Walau diklaim aman, ternyata vapor bisa menimbulkan kerusakan pada paru-paru akut sama seperti efek tembakau.
5. Vapor adalah cara baru memasukkan nikotin ke dalam badan pemakainya. Hal ini mengakibatkan adrenalin tubuh meningkat, yang akan memancing tekanan darah untuk naik dan bisa memberi efek ketagihan.
6. Elektrik vapor memiliki dampak luar sama seperti rokok tembakau, yaitu dapat menimbulkan keracunan akut dari kandungan nikotin dan juga bisa menyebabkan dampak kematian pada pengguna pasif seperti anak-anak. Uap vapor yang diklaim aman ternyata mampu memicu serangan sesak asma dan juga batuk.
7. Efek uap elektrik vapor diyakini berbahaya bila terhirup oleh penderita pneumonia, disorientasi, penderita gagal jantung, dan hipotensi.
8. Cairan nikotin yang diteteskan dalam alat merokok elektrik ini terbukti mengandung propelin glycol yang bisa memberi dampak iritasi jika dihirup.
9. Elektrik vapor memiliki kecenderungan meledak saat dipakai, sehingga bisa membahayakan dan melukai mulut pemakainya.

Obat Hipertensi Yang Aman Di Konsumsi

Melihat betapa banyaknya dampak negatif yang akan didapat dari rokok elektrik vapor ini, maka sebaiknya berhati-hati dan bijaklah saat memutuskannya sebagai alternatif pengganti kegiatan merokok Anda.

Rokok Elektrik Vapor

0 comments