Mengenal Peralatan Medis Rumah Sakit untuk Perawatan Pasien

Dalam dunia kesehatan, tentunya kita mengenal banyak jenis-jenis alat-alat kesehatan. Alat-alat tersebut dibutuhkan sebagai sarana untuk mengetahui suatu kondisi, mendiagnosa suatu penyakit, dan juga sebagai sarana untuk menyalurkan obat pada pasien. Dengan bantuan alat-alat kesehatan itulah, dokter dapat mengetahui kondisi seorang pasien dan dapat memberikan tindakan yang tepat untuk mengobati pasien tersebut. Peralatan medis rumah sakit yang digunakan juga harus dalam kondisi yang bersih, higienis, dan steril. Sehingga bebas dari kuman dan bakteri bahkan virus yang justru dapat membahayakan kondisi pasien.


Untuk mengenal lebih dekat ragam alat-alat kesehatan, sebelumnya Anda perlu mengetahui golongan-golongan alat-alat kesehatan yang ada didalam Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 116/SK/79. Didalam Keputusan Menteri tersebut disebutkan bahwa alat-alat kesehatan meliputi seperangkat alat untuk perawatan dan pemeliharaan kesehatan, pestisida dan juga insektisida, binatang peliharaan dan pembasmi hama pada manusia, alat-alat kecantikan yang biasa digunakan pada salon-salon, wadah yang berupa kaca maupun plastik sebagai tempat obat injeksi termasuk juga karet pada tutup botol pada infus, alat-alat obstetri, alat-alat gynekologi, alat-alat anestesi, alat-alat kedokteran gigi, alat-alat THT, dan alat-alat kedokteran mata.

Berikut ini peralatan medis rumah sakit untuk perawatan pasien yang dibagi menjadi 2 macam yaitu yang pertama alat medis untuk membalut luka yang terdiri dari:

  • Plester merupakan alat medis yang dilengkapi dengan perekat yang berfungsi untuk menutup luka. Ada 7 bahan pada plester yaitu Elastik, ZnO, Sutera, Kertas, Rayon, Plastik, dan Plastik Waterproof.
  • Kasa
  • Kasa berbentuk kain seperti ram kawat yang berjaring-jaring.
Kain kasa dibagi menjadi 4 golongan:

  1. Kasa Hydrofil Steril dengan ukuran 18 x 22 cm.
  2. Dressing atau penutup luka dengan ukuran 7,5 cm x 7,5 cm dan juga 10 cm x 10 cm.
  3. Kasa yang isinya bahan obat.
  4. Pembalut, yang terdiri dari kasa hidrofil untuk membalut luka, pembalut leher untuk membatasi gerak tulang leher dan menopang kepala, pembalut elastis, pembalut gips yang digunakan pada pasien yang menderita patah tulang.

Yang kedua adalah alat untuk merawat pasien, terdiri dari:

  • Hot Water Bottle
Berfungsi sebagai alat kompres panas. Berbentuk kantung dari bahan karet yang dilengkapi tutup pada bagian ujungnya dan dapat diisi dengan air panas.

  • Ice Bag
Berfungsi sebagai alat kompres dingin. Berbentuk kantung dari bahan karet yang dilengkapi tutup pada bagian tengahnya. Biasanya diisi dengan balok-balok es batu.

  • Breast pumping
Disebut sebagai alat pompa ASI yang berfungsi untuk memompa ASI dari payudara Ibu agar dapat keluar pada sebuah wadah.

  • Urinal
Berfungsi untuk menampung urine pada pasien yang memiliki keterbatasan gerak dan tidak dapat ke toilet. Ada 2 macam urinal yaitu urinal male untuk pasien laki-laki dan urinal female untuk pasien wanita.

  • Pus basin atau emesis basin
Berfungsi untuk menampung kapas bekas, nanah, dan muntah.

  • Bedpan
Berfungsi untuk menampung fesses pada pasien yang memiliki keterbatasan gerak dan tidak dapat ke toilet.

Demikian ulasan mengenai peralatan medis rumah sakit untuk perawatan pasien. Semoga dapat menjadi referensi bagi Anda khususnya yang bercita-cita menjadi seorang dokter, maupun Anda yang sedang mengampu pendidikan kedokteran alias calon dokter. Jadilah dokter yang selalu bijak dalam membantu dan menangani setiap pasien. Ikhlas dan jujur saat memberikan pertolongan. Karena bagi pasien, dokter merupakan perpanjangan tangan Tuhan.

0 comments