Ternyata Ini 4 Faktor Utama Penyebab Kerusakan Mesin Mobil yang Bisa Berdampak Fatal

Mesin mobil pada dasarnya adalah komponen yang begitu vital dalam sebuah kendaraan, sehingga jika tak dirawat dengan benar akibatnya bisa terjadi kerusakan, jika kerusakan tersebut terjadi pada bagian mesin maka bisa menyebabkan kondisi atau performa menjadi turun, pada akhirnya hal ini dapat memicu harga jual juga anjlok, hal ini nyatanya tak hanya terjadi pada kendaraan tua saja, melainkan kerusakan semacam ini juga bisa terjadi pada kendaraan yang masih baru, jika perawatan yang dilakukan salah. 

Hasil gambar untuk kerusakan mobil
Jadi percuma saja tampilan atau body masih terlihat bagus, namun ternyata ketika digunakan tarikan kendaraan tersebut berjalan secara lambat, tentunya akan sangat mempengaruhi kenyamanan Anda dalam mengendarainya bukan. Sebenarnya dari sekian banyak komponen yang ada dalam kendaraan, ada beberapa diantaranya yang sering kali menjadi pemicu utama terjadinya kerusakan mesin, jika dibiarkan tentunya akan berakibat sangat fatal, berikut ini diantara faktor penyebab yang harus Anda ketahui, yaitu:

  1. Timing belt, komponen ini memiliki peran yang sangat penting di dalam menyelaraskan putaran sebuah kendaraan. Namun pada beberapa mobil yang umumnya digunakan ada daerah yang macet, maka timing belt ini jadi begitu mudah robek atau rusak, atau ketika kendaraan sudah digunakan berkendara sepanjang 25 hingga 30 km maka potensi kerusakannya sangat tinggi, harus segera diganti dengan yang baru.
  2. Knocking, masalah knocking atau istilahnya adalah ngelitik pada bagian mesin turbicharger ini bisa menyebabkan masalah fital di piston kendaraan. Penyebabnya bisa karena kegagalan kinerja cooling system, supercharger berlebih atau sejenisnya. Untuk mencegah terjadinya kerusakan ini maka sangat dianjurkan untuk memakai bahan bakar yang kualitasnya tinggi, juga dianjurkan untuk memeriksa bagian cooling system secara berkala.
  3. Water hamer, yaitu kondisi dimana air terhisap hingga bagian ruang bakar, meskipun terlihat sepele, namun hal ini akan menyebabkan masalah yang cukup fatal pada kendaraan. Hal ini biasanya akan sering terjadi di musim hujan, karena kendaraan sering kali dipakai pada saat terdapat banyak genangan air. Guna mencegah kondisi yang semakin fital sebaiknya rajin-rajin di dalam mengeluarkan air dari ruang bakar kendaraan tersebut.
  4. Overheat, ketika suhu kendaraan dalam kondisi yang benar-benar panas, namun bagian pendingin tak bekerja secara optimal dalam menurunkan suhunya, maka berakibat pada kondisi overheat ini, biasanya ditandai dengan mesin kendaraan yang tiba-tiba mati atau bahkan bisa terbakar.

Waspadai, bisa jadi kondisi tersebut nantinya akan menimpa mobil Anda, jika tak segera diatasi maka akibatnya juga begitu buruk pada kendaraan. Mesin mobil yang sudah mengalami kerusakan hendaknya diperbaiki sebelum kondisinya bertambah buruk atau kian parah. Tak hanya untuk membuat performanya tetap optimal, melainkan juga membuat harga jualnya tetap tinggi.

0 comments