Ulasan Seputar Jenis-jenis Leukosit dan Ciri-Cirinya

Leukosit merupakan istilah medis dari sel darah putih yaitu komponen pembekuan darah yang ada di dalam tubuh selain sel darah merah dan juga keping darah. Sel darah tersebut mempunyai inti tetapi tidak mempunyai bentuk sel tetap dan juga tidak mempunyai warna. Sel darah putih dalam tubuh kita mempunyai jumlah setiap millimeter darah manusia atau sekitar 6000 hingga 8000 sel. Darah putih ini mempunyai manfaat sebagai agen untuk memerangi agen infeksi yang akan masuk ke dalam tubuh. Sedangkan untuk tempat pembentukan sel darah putih ini dapat ditemui di sumsum tulang, limpa, dan juga di kelenjar getah bening. Sel darah putih di dalam tubuh mempunyai jenis-jenis sendiri dan lengkap dengan ciri-cirinya. Dan jenis sel darah putih tersebut adalah sebagai berikut ini:
 


Basofil

Merupakan jenis sel darah putih yang pertama yang termasuk dalam sel polimorfonuklear. Jenis ini mempunyai presentase 0,01 hingga 0.03 persen dari total keseluruhan jumlah sel darah putih lainnya. Jenis basofil ini mempunyai granul yang ada di sitoplasma sehingga mempunyai dua lobus dan mampu untuk keluar ke arah jaringan tubuh tertentu. Basofil ini mempunyai beberapa ciri-ciri yang bisa diketahui seperti berikut:

  • · Ciri pertama adalah mempunyai fagosit.
  • · Ciri kedua mempunyai diameter 12 hingga 15 micrometer.
  • · Mempunyai granula yang besar dan terbentuk pada sumsum tulang.
  • · Mempunyai bentuk U dan kadang berwarna biru.

Eosinofil

Jenis kedua adalah jenis eosinophil yang juga termasuk dalam sel polimorfonuklear. Sel ini mempunyai jumlah 7 persen dari total keseluruhan jenis sel darah putih dan akan meningkat apabila terjadi reaksi dengan penyakit lainnya seperti asma, alergi, dan juga demam. Sedang untuk ciri dari eosinofil ini adalah:

  • · Mempunyai sifat fagosit dan juga asam.
  • · Mempunyai warna merah dan inti dua lobus.
  • · Mempunyai inti yang berada di tengah dan granula yang kasar dan padat.
  • · Mempunyai masa hidup 8 hingga 12 hari dan bentuknya mirip bola dengan ukuran 9 mm.

Neutrofil

Sel darah putih selanjutnya adalah neutrofil yang juga termasuk dalam sel polimorfonuklear. Sel darah putih ini mempunyai presentasi yang banyak yaitu 50 hingga 60 persen yang ada dalam darah. Jenis ini merupakan sel yang mempunyai peran untuk barrier atau pertahanan pertama ketika merespon alergi yang menyerang dalam tubuh. Sedangkan untuk sifatnya adalah fagosit yang dapat untuk menyerang menggunakan respiratori. Dan untuk ciri lengkap dari sel darah putih jenis neutrofil ini adalah:

  • · Mempunyai inti sel yang ukurannya sekitar 8 mm.
  • · Mempunyai waktu hidup sekitar 6 hingga 20 jam.
  • · Mempunyai hasil produksi neutropil dengan jumlah 100 miliar setiap hari.

Limfosit


Jenis lainnya adalah limfosit yang termasuk pada sel morfonuklear. Jenis ini mempunyai jumlah sekitar 20 hingga 25 persen yang ada dalam total semua jenis sel darah putih dalam darah. Sedangkan untuk cirinya yang lain adalah:

  • · Tidak mempunyai granul dan ukurannya bervariasi.
  • · Mempunyai inti dengan warna gelap.
  • · Mempunyai rentang usia dari hari hingga bulan.

Monosit


Dan jenis terakhir adalah monosit yang juga termasuk dalam sel morfonuklear. Jenis ini merupakan lekosit agranular yang terbesar dengan bentuk yang lonjong dan juga bulat seperti tapal kuda. Sedangkan untuk jumlahnya adalah 3 hingga 8 persen dalam darah dengan ciri-ciri:

  • · Mempunyai bentuk seperti kacang atau tapal kuda untuk agranular.
  • · Mempunyai jaringan ikat selama beberapa bulan.
  • · Persentasenya 3 hingga 8 persen dan bergerak sangat cepat.

0 comments