Asuransi Life Indonesia: Mengenal Total Permanent Disability, Payor Protection dan Spouse Payor Protection

Asuransi life Indonesia memiliki produk asuransi jiwa yang memiliki program Total Permanent Disability dan Payor Protection dan Spouse Payor Protection. Total Permanent Disability merupakan asuransi yang memberikan pengganti nafkah yang hilang jika mengalami cacat total, tersedia pilihan masa perlindungan sesuai kebutuhan, masa perlindungan maksimal hingga usia 70 tahun, tersedia perlindungan lebih awal mulai dari usia masuk 6 tahun dan biaya asuransi yang ekonomis dan terjangkau. Manfaat yang diberikan 100% santunan cacat tetap total karena kecelakaan atau sakit jika tertanggung kehilangan fungsi anggota tubuh secara total atau permanen, dengan cacat yang ditanggung berupa kedua mata, kedua tangan dan kedua kaki, kombinasi satu tangan dan satu kaki, satu tangan dan satu mata, satu kaki dan satu mata. Baca artikel lainnya tentang asuransi life indonesia disini www.disitu.com/Artikel/Keuangan/mengenal-pt-asuransi-allianz-life-indonesia .

Berikut adalah syarat dan ketentuan untuk mengajukan TPD:

  • Usia tertanggung masuk: 6 - 69 tahun.
  • Maksimum usia perlindungan: 70 tahun.
  • Jumlah santunan yang diberikan: Minimum 20 Juta hingga maksimum 100% nilai santunan jiwa dasar (mana yang lebih kecil) dan tetap mengikuti ketentuan underwriting.
  • Masa peninjauan klaim 180 hari (tidak berlaku bagi cacat tetap total yang mengakibatkan amputasi pada bagian sesuai yang tercantum di polis).
  • Pengecualian dapat berlaku sesuai dengan syarat & ketentuan yang terdapat dalam polis.
  • Tersedia dalam versi accelerated, yaitu jumlah santunan mengurangi nilai santunan jiwa dasar (masa perlindungan hingga usia 65 tahun dan tidak tersedia pilihan masa perlindungan)
  • Tersedia dalam versi non syariah & syariah.

Asuransi life Indonesia memberikan pilihan masa perlindungan sesuai kebutuhan, diantaranya usia 45 tahun hingga 50 tahun untuk masa singkat, 55 tahun hingga 60 tahun untuk jangka menengah dan 65 hingga 70 tahun untuk jangka panjang. Untuk mengukur nilai perlindungan ideal maka pastikan nilai santunan cacat tetap total dapat mengganti jumlah penghasilan yang berukuran atau hilang selama jangka waktu yang dibutuhkan dengan mempertimbangkan pendapatan bulanan saat ini, asumsi nilai inflasi ke depan dan kebutuhan finansial. Khusus untuk polis unti link syariah maksimum 100% uang pertanggungan jiwa dasar atau maksimal Rp7 miliar dan khusus untuk tertanggung usia dengan 17 tahun maksimal Rp3 milyar.

Berikut adalah solusi perlindungan dari Payor Protection dan Spouse Payor Protection:

  • Bagi diri sendiri, pembayaran premi pasangan (sebagai pencari nafkah), tertanggung diri sendiri (bukan pencari nafkah), solusi produk asuransi tambahan adalah Payor Protection, manfaat premi dibayarkan Allianz jika meninggal dunia terjadi pada pencari nafkah pembayar premi dan santunan jiwa tetap tersedia untuk ahli waris.
  • Bagi pasangan dengan pembayar premi disi sendiri, tertanggung pasangan (bukan pencari nafkah), solusi asuransi Payor Protection dan pembayar premi akan mendapatkan manfaat premi.

Ilustrasi dari solusi ini adalah jika meninggal dunia akibat sakit atau kecelakaan maka akan mendapatkan manfaat perlindungan dengan total premi berkala untuk polis yang dibayarkan. Manfaat perlindungan jiwa dan kesehatan bagian keluarga sebagai tertanggung tetap tersedia karena polis aktif melalui pembayaran total. Total premi berkala tetap harus dibayarkan kembali secara rutin.


Asuransi life Indonesia menawarkan asuransi kesehatan dengan program yang membantu tertanggung untuk mendapatkan manfaat yang maksimal tanpa harus khawatir dengan biaya tambahan. Asuransi ini tidak hanya tersedia untuk pasangan yang baru menikah melainkan juga untuk keluarga yang sudah memiliki anak. Terutama jika tertanggung bekerja pada tempat yang beresiko terjadinya kecelakaan akan sangat membutuhkan asuransi ini untuk memastikan anggota keluarga lainnya dapat melanjutkan hidup jika harus meninggal.

Asuransi Life Indonesia: Mengenal Total Permanent Disability, Payor Protection dan Spouse Payor Protection

0 comments